INITIMUR.ID, Kupang | Partai Demokrat merayakan hari ulang tahun yang ke-24 pada hari ini, Selasa 9 September 2026, bersama dengan hari ulang tahun pendirinya, Susilo Bambang Yudhoyono yang ke-76.
Di NTT, para pengurus DPD Partai Demokrat merayakannya dengan sederhana namun tetap berkualitas. Di halaman kantor DPD Partai Demokrat NTT, ada seminar tentang perpajakan, juga tentang persoalan hukum yang ada di NTT.
Menariknya, pada kesempatan ini, diluncurkan pula “produk baru” DPD Demokrat NTT yakni Klinik Hukum Partai Demokrat.
Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Leonardus Lelo, mengatakan bahwa perayaan ulang tahun Partai Demokrat kali ini dilaksanakan secara sederhana, karena kondisi bangsa yang sedang tidak baik-baik saja.
“Kita rayakan ulang tahun Demokrat secara sederhana karena kondisi negara kita sedang tidak baik-saja,” ujar Leo di sela-sela perayaan ulang tahun Partai Demokrat, Selasa (9/9/2025).
Meski demikian, Leo mengungkapkan, kesederhanaan perayaan ulang tahun ini tidak menghilangkan makna, juga semangat DPD Demokrat NTT untuk berjuang demi kepentingan rakyat.
“Partai Demokrat harus dekat dengan rakyat dan peduli terhadap kebutuhan masyarakat. Itulah kenapa Klinik Hukum Partai Demokrat ini kita hadirkan,” ujar Leo.
Kehadiran klinik hukum ini, kata Leo, menjadi salah satu bukti bahwa Partai Demokrat hadir untuk membela rakyat dan hadir menjadi bagian dalam persoalan yang dialami masyarakat.
“Mari kita bergandengan tangan untuk memberi dari apa yg kita punya. Kita bisa berikan pikiran dan membangun kesadaran bersama dan memperjuangkan aspirasi masyarakat,” ajaknya.
Leo juga meminta para pengurus yang ada di kabupaten/kota untuk membuka klinik hukum ini di daerah masing-masing agar masyarakat di setiap wilayah bisa mendapat bantuan hukum yang diperlukan.
Di tempat yang sama, anggota Bidang Hukum DPD Demokrat NTT, Marsel Manek, menjelaskan bahwa kehadiran Klinik Hukum Partai Demokrat ini merupakan jawaban atas kebutuhan hukum yang dialami masyarakat NTT.
“Klinik Hukum ini hadir untuk menjawab kebutuhan yang ada di NTT, sebagai jembatan untuk menjawab apa yang menjadi kebutuhan pencari keadilan, terutama untuk masyarakat yg ang tidak mampu dan bantuan ini cuma-cuma,” terangnya.
Marsel juga menjelaskan bahwa keberadaan Klinik Hukum ini sesuai dengan visi dan misi Ketua DPD Demokrat NTT, Leonardus Lelo.***
