
IniTimur.id, Kupang – Gemuruh tepuk tangan ribuan peserta bergema saat Walikota Kota Kupang , dr. Christian Widodo, membuka secara resmi perhelatan bertajuk Lomba Paduan Suara Antar Pelajar SD/MI dan SMP/MTs se-kota Kupang, bertempat di Hotel Aston Kupang, pada hari ini (Rabu, 23/04/2025).
Acara pembukaan yang dimulai pada pukul 11.00 WITA tersebut, dihadiri ribuan pelajar SD dan SMP se-kota Kupang. Pembukaan tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Walikota Kupang, dr. Christian Widodo didampingi sejumlah pejabat kota termasuk di dalamnya Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, MSi dan Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang yang merangkap ketua panitia penyelenggara, Ibu Marlis Sarlin Tiro.
Pada kesempatan tersebut, dalam kata sambutannya, Walikota Kota Kupang menyatakan bahwa kegiatan seperti ini harus terus didorong dan didukung, karena memberikan kesempatan bagi anak-anak pelajar SD dan SMP untuk bisa tampil dan memberanikan diri dan mengembangkan potensi-potensi yang ada dalam diri mereka.
“Ini juga adalah ruang belajar anak. Jadi belajar itu juga tidak melulu harus di sekolah dan duduk di dalam ruang-ruang kelas. Event-event seperti ini akan membantu membantu membentuk anak-anak pelajar kota Kupang yang juga memiliki karakter yang baik serta keberanian untuk mengeksplorasi diri mereka. Ini harus ditingkatkan dan digalakkan”, ujar pria murah senyum tersebut.
Christian sendiri mengatakan bahwa bila perlu dirinya akan menggerakkan seluruh perangkat untuk mendukung kegiatan sejenis ini. Beliau memaparkan rencananya untuk mengambil setiap juara untuk diikutsertakan dalam event-event lain untuk menarik wisata.
“Budaya, seni dan pariwisata adalah satu kesatuan. Jika kita mau bangun pariwisata yang baik untuk kota Kupang, kita bisa menggalakkan acara-acara seni budaya semacam ini. Flores sudah punya Semana Santa yang menjadi daya tarik. Bukan tidak mungkin, dengan terus menggalakkan event-event semacam ini, di Kota Kupang kita juga bisa membangun pariwisata dari hal-hal seperti ini dan menjadikannya daya tarik wisata untuk kota Kupang,” ujar pria kelahiran 16 November 1986 ini.
Acara lomba paduan suara ini akan dilaksanakan dari tanggal 23 April hingga 25 April 2025 ini dan akan diikuti oleh 137 tim dari seluruh SD/MI dan SMP/MTs di kota Kupang.
“Kegiatan ini akan diikuti oleh 3425 siswa dan siswi dengan rincian 2650 siswa/i dari SD dengan total 76 tim dan 775 siswa/i dari SMP dengan total 61 tim yang akan memperebutkan hadiah dengan total Rp.67.000.000 beserta trophy dengan dana yang bersumber dari DPA Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang Tahun Anggaran 2025,” ujar ketua panitia penyelenggara, Ibu Serlin Marlis Tiro, ketika diwawancarai.
Masih menurut ibu Serlin, kegiatan ini diharapakan akan menjadi program tahunan yang bisa memberikan ruang perkembangan generasi penerus dalam menumbuhkembangkan bakat, minat dan karakter para pelajar SD dan SMP ini.
“Anak-anak selain harus cerdas secara akademis, tetapi mereka juga harus terus digali nilai karakternya dan potensi mereka. Salah satunya digali lewat kegiatan-kegiatan seni dan budaya ini. Anak-anak ini akan belajar bukan saja soal musikalitas, tetapi juga tentang kerja sama, kerja tim, kerja keras, disiplin dan penghargaan satu sama lain, disamping untuk menjalin persahabatan denga teman-teman dari sekolah lain,” tambah Serlin.
Acara ini dihadiri dengan meriah oleh seluruh peserta, bersama guru bahkan kepala sekolahnya masing-masing, juga orangtua yang menyaksikan penampilan anak mereka di atas panggung. Acara didahului dengan penyerahan kembali piala bergilir kepada Dinas Pendidikan Kota Kupang dari para pemenang di tahun yang lalu. Untuk tingkat SD, pemenang pada event ini di tahun 2024 adalah UPTD SD Inpres Labat sedangkan untuk tingkat SMP dimenangkan oleh SMP Katolik Giovanni Kupang.
Pada kesempatan berikutnya, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, Drs. Dumuliahi Djami, MSi, mengatakan secara singkat bahwa meskipun ajang ini baru menjadi ajang kali ketiga sejak dirinya menjabat, namun harapan beliau sendiri adalah agar dengan kegiatan-kegiatan semacam ini, para pelajar SD dan SMP se-kota Kupang dapat pula mengolah rasa, mengolah suara disamping mengolah otak di ruang kelasnya. (RyfalBadjo)
#lombapaduansuara
#christianwidodo
